Bahan Pendidikan Pancasila

Posted: 27 Oktober 2010 in akademik, mahasiswa, pancasila
Tag:,

Oleh :P atawari

pancasila sebagai ideologi NRI

pancasila sebagai ideologi NRI

Landasan Pendidikan Pancasila
landasan Histori

Pancasila terambil dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam bangsa itu sendiri. Dalam perjalanan ketatanegaraan indonesia telah terjadi perubahan dan pergantian Undang Undang Dasar, seperti UUD 1945 digantikan kedudukannya oleh konstitusi RIS, kemudian berubah menjadi UUD sementara da kembali lagi menjadi UUD 1945 dalam pembukaan UUD tetap tercantum nilai-nilai pancasila.
hingga kini UUD sudah mengalami 4 (empat) kali perubahan atau amandemen namun pancasilah tetap termaktub di dalam pembukaan UUD NRI 1945.
adalah suatu bentuk bahawa pancasila tetap menjadi kebutuhan dan dasar dalam berbangsa dan bernegara

landasan Kultur
bahwasan, nilai – nilai kenegaraan dan kebagsaan yang terkandung didalam sila- sila pancasila bukan hanya merupakan suatu hasil konseptuan seseorang saja, melainkan suatu hasil karya besar bangsa indonesia sendiri, yang diangkat dari nilai-nilai kultur dari bangsa indonesia endiri melalui proses refleksi filosofis para pendiri negara seperrti Soekarno, M.Yamin, M.Hatta, Soepomoo, dan para tokoh pendiri lainnya.

landasan Folosofis
bahwasanya secara filosofis bahwa sebelum indonesai merdeka pada tahun 1945 sesunggunya bangsa indonesia adalah bangsa ;
1. berketuhanan
2. berkemanusiaan yang adil dan berdab.
3. bangsa yang sellau mempetahankan persatuan bagi seluruh rakyat untuk mewujudkan keadilan

maka dengan demikian sudah menajdi wajib secara moral untuk mewujudkan dalam berbangsa dan bernegara.
maka dengan demikian menajdi kewajiban pancasila sebagai sumber nilai di dalam pelaksanaan kenegaraan, baik dalam pelaksanaan kenegaraan dalam pembangunan nasional, ekonomi, politik, hukum, sosial budaaya maupun pertenahan keamanan, dan kesehatan.

landasan Yuridis (hukum)

landasan hukum pendidikan pancasila tertuang dalam :
1. UU No. 2 / 1989 tentang sistem pendidikan Nasional. Pasal 39 telah menetapkan bahwa isi kurikulum setiap jenis jalur dan jenjang pendidikan wajib memuat pendidikan pancasila, pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan. UU tersebut mengalami pembaharuan dengan UU No.20 /2003 tentang sistem pendidikan Nasional dan tetap memuat pendidikan pancasila yang wajib untuk di berikan kepada setiap jenjang dan jalur di setiap perguruan tinggi.
2. PP No. 60 Tahun 1999 tentang pendidikan tinggi,
3. SK Dikti No.467/Dikti/Kep/1999
4. Sk Mendiknas No. 232/U/200 tentang pedoman penyusunan kurikulum Pendidikan Tinggi dan Pennilain Hasil BElajar Mahasiswa, pasal 10 ayat (1) bahwa Kelompok matakuliah pendidkan kewarganegaraan wajib diberikan dalam kurikulum setiap program studi, yang terdiri atas pendidikan pancasila, pendidikan agama, dan pendidikan kewarganegaraan.
5. sebagai realisasinya Dirjen Dikti telah mengeluarkan SK. No. 38/Dikti/Kep/2002 tentang rambu-rambu pelaksanaan Mata Kuliah pengembangan kepribadian. pada pasal 3 dijelaskan bahwa kompetensi kelompok mata kuliah MPK bertujuan menguasai kemmapuan berfikir, berikap rasional dan dinamis, berpandangan luas sebagai manusia intelektual.
1.4.1 dikembangkan nilai filosofis
1.4.2 dikembangkan histori
1.4.3 ketatanegaraan
1.4.4 etika berpolitik
1.4.5 berbangsa
1.4.6 bernegara

Tujuan Pendidikan Pancasila

Tujuan Nasional
” …. …. …. melindungi segenap bangsa indonesia dan seluruh tumpah dasa indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan keterrtiban dunia yang berdasakan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial …… … .. “”

tujuan pendidkan Nasional
1. bedasarkan UUD 1945 : untuk mengembangkan pengetahuan serta meningkatkan mutu kehidupan serta martabat manusia indonesia dalam rangka mewujudkan tujuan nasional
2. UU No..2 /1989 tetang sistem pendidikan nasional untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan mengembangkan manusia indoensia seutuhnya. yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap tuhan yang maha esa dan berrbudi pekerti luhur, memilki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani, dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri, serta tanggung jawab kemasayarakatan dan bernagsa.’
3. UU No.20 /2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 3 bahwa mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warganegara yang demokratis serta bertanggung jawab.

tujuan pendidikan pancasila
dalam UU No.2/1989 tentang sistem pendidikan nasional dan juga termaktub di dalam SK dirjen No. 38/DIKTI/Kep/2002 bahwa tujuan pendidikan pancasila yaitu
1. mengarahkan perhatian pada moral yang diharapkan terwujud dalam kehidupan sehari-hari, yaitu perilaku berikan dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha esa dalam masyarakat yang terdiri atas beberapa gologan dan agama, kebudayaan dan beraneka ragam kepentingan,
2. perilaku yang mendukung kerakyatan yang mengutamakan kepentinagn bersama diatas kepentingan bersama dan golongan, diarakahkan pada perilaku yang mendukung upaya terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

Pengetian Pancasila
secara etimologi
pancasila berasal dari bahasa sansekerta.
menurut M.yamin bahwa pancasila dalam bahasa sansekerta memiliki dua arti yaitu
”panca” artinya Lima
”syila” artinya batu sendi, alas atau dasar.
kata tersebut dalam bahasa indonesia diartikan sama dengan susila yaitu berkaitan dengan moral.
3.2 secara Histori
• sebagai awal janji jepang akan ”memberikan kemerdekaan” kepada bangsa indonesia pada bulan September 1944, maka realisasi tersebut pada tanggal 29 April 1945 dibentuklah Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritzu Zyunbi Tjoosakai oleh Jepang dan dilantik pada Tanggal 28 Mei 1945 dengan susuna keanggotaan sebagai berikut:

Ketua : Dr. K.R.T Radjiman Widiodiningrat
Ketua MUda: Ichibangase
Ketua Muda : R.P Soeroso
anggota: Sejumlah 60 tidak termasuk ketua dan ketua muda.
• KETERANGAN
tanggal (1 juli 1945) diberikan nama “‘pancasila”
tanggal ( 17 Agustus 1945) Pembacaan Proklamasi
Tanggal (18 agustus 1945) disahkan UUD 1945 termasuk pembukaan
3.3 secara terminologis
PPKI mengadakan sidang pertama menghasilakan beberapa keputusan :
1. menetapkan dan mengesahkan pembukaan UUD 1945 yang diambil dari piagam jakarta.
2. menetapkan dna mengesahkan UUD 1945 yang bahan-bahannya diambil dari rancangan UUD.
3. memilih Ketua PPKI yaitu soekarno dan wakil ketua Moh. Hatta menjadi presiden dan wakil presiden
4. pekerjaan presiden untuk sementara waktu dibantu oleh Komite Nasiona.

arti Proklamasi kemerdekaan
menurut Yamin dalam bukunya naskah persiapan UUD 1845 antara lain mengatakan bawah proklamasi kemerdekaan sebagai alat hukum internasional untuk menyatakan kepada seluruh rakyat dans eluruh dunia bahwa indonesia mengambil nasib kedalam tangannya sendiri menggengggam seluruh hak kemerdekaan yang meliputi bangsa, tanah air, pemerintahan dan kebahafiaan rakyat.

hubungan Pancasila dan Proklamasi
1 nilai perjuangan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional
2 nilai perjuangan untuk mewujudkan kewibawaan dan martabat nasional.
3 nilai kemandirian untuk mewujudkan jati diri ke-indonesia
4 nilai perjuangan untuk mewujudkan kemandirian

fungsi dan peran pancasila bagi bangsa Indonesia
1 pcs. sbg. dasar neg. indo
2 pcs. sbg. perjanjian luhur
3 pcs. sbg. jiwa bangsa Indo.
4 pcs. sbg. moral pembangunan
5 pembangunan nasional sebagai pengalaman pancasila
6 pcs. sbg. pandangan hidup yang mempersatukan bgs.indo.
7 pcs. sbg. kepribadian bangsa indo.
8 pcs. sbg. cita2 dan tujuan bangsa indo.
9 pcs. sbg. sumber dari segala sumber hukum

Landasan Filsafat
1 ontologis
artinya segala segala yang berkaian dengan sifat dan hakekat bernegara harus sesuai dengan nilai-nilai pancasila
2 epistimologis
epistimologi pancasila artinya mencari sumber-sumber pengetahuan dan kebenaran pancasila. sumber pengetahuan dalam epistimologi ada dua aliran yakni empirisme dan rasionalisme.
3. aksiologis
aksiologi pancasila merujuk pada nilia-nilai dasar yang merujuk pada nilai-nilai dasar yang terdapat dalam pembukaan UUD NRI1945, peraturan undnagan lainnya.

Pancasila Sebagai Etika Politik\
nilai, suatu sifat atau kwalitas yang melekat pada suatu obyek, namun bukan obyek itu sendiri
etika merupakan cabang filsafat yang membicarakan tingkah laku manusia dari segi baik dan buruk
moral, merupakan patokan2, kumpulan peraturan lisan maupun tertulis, tentang bagaimana manusia harus hidup dan bertindak agar menjadi manusia yang lebih baik (AKHLAK)
norma aturan atau ketentuan yang yang mengikat warga masyarakat atau kelompok tertentu yang menjadi panduan, tatanan, patokan, dan pengendali dalam hidup bermasyarakat.

Nilai Yang Terkandung Dalam Pancasila
NILAI DASAR : merupakan nilai yang bersifat sangat abstrak umum, dan tidak terikat oleh ruang dan waktu.
ALINEA I: mencerminkan keyakinan kemerdekaan sebagai hak segala bangsa, eprikemanusiaan dan perikeadilan, konsekuensi logis adalah penghapusan segala bentuk penjajahan di muka bumi.
ALINEA IImenegaskan cita nasional, cita kemerdekaan, bersatu berdaulat adil makmur,
ALINEA III: memuat pernyataan kemerdekaan untuk mencapai kehidupan kebangsaan yang bebas.
ALINEA IV: memberika arahan tentang tujuan negara, susunan negara, sistem pemerintahan negara dan sadar negara.

NILAI INSTRUMENTAL: merupakan penjabaran nilai dasar yaitu arahan kinerja untuk kurun waktu tertentu dan kondisi tertentu, sifatnya kontekstual, harus disesuaikan dengan tuntutan zaman.SEPERTI; tertuang dalam UU dan peraturan serta kebijakan pemerintah lainnya.
NILAI PRAKSIS: nilai yang dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. SEPERTI; kerukunan hidup beragama, silaturrahmi antar ummat beragama, dialog antar ummat beragama, toleransi, dan saling menghormati antara ummat beragama.

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOG NRI
pengertian ideologi
kumpulan nilai dari kehidupan lingkungan sendiri yang diakui kebenarannya kemudian digunakan untuk mengatur masyarakat.
IDEALITAS harapan, cita2 tujuan
REALITAS: nilai yang hidup dalam masyarakat
FLEKSIBILITAS: mengikuti perkembangan zaman, teknologi, terbuka dan demokratis
NORMALITAS mengikat /aturan2 yang harus dipatuhi

ideologi Terbuka & tertutup
TERBUKA : jika odeologi tsb dapat menerima dan mengembangkan pemikiran baru dari luar yg tidak bertentangan dnegan nilai dasarnya
TERTUTUP: tidak apat menerima dan mengembangkan pemikirna baru tidak berinteraksi dengan perkembangan zaman

perbandingan ideologi pancasila % ideologi dunia
1 f a s c i s : Cirinya yaitu
a. tidak percaya pikiran (rasionalitas) senantiasa meletaakkan ajaran pada fanatisme dan dogmatis.
b. menyanggah persamaan dasar manusia (laki2 lebih tinggi dari pada wanita.
c.pemerintahan dilakukan oleh golongan elit
d.penentangan tterhadap Hukum dan internasional
2 k o m u n i s
– menolak,kristen,budha,hindu,islam dll (agama tidak ada)
– semua organ pemerintah (legislatif, yudikatif, eksekutif ) berfungsi untuk kepentingan pemerintahan yang telah dirumusakan o/ partai komunis
– individu dan masyarakat adalah alat untuk mencapai tuujuan negara
– rumah,tanah,bank,perusahaan,rumah2 dll semua a/ milik negara
– usaha menentang kepututsan2 pemerintah dipandang sebagai penghianatan
– kegiatan eko ditentukan dan dikuasai o/ neg.
– semua penduduk harus bekerja untuk negara
– hanya mengenal satu partai yaitu partai komunis
– eko,pol,sos,agama,bud,pend didominasi oleh negara
3 l i b e r a l
– negara adalah alat
– menolak gogmatisme
– mementingkan individu
– pemerintahan berdasarkan hukum
– pemerintahan dilakukan dengan persetujuan orang yang diperintah
– percaya tuhan sebagai pencipta
– percaya persamaan dasar sebagai manusia
– memperlakukan pikiran orang lain secara sama
4. i s l a m
– percaya kpd satu tuhan
– persatuan dan kesatuan
– musyawarah dan mufakat
– memegang menegakkan keadilan
– menjunjung tinggi kemerdekaan bangsa dan indiividu
– masyarakat yang penuh kasih sayang
– hukum tuhan
5 p a n c a s i l a ciri Ideologi Pancasila
1. mengutamakan kebersamaan.
2. kekeluargaan
3. kegotongroyongan
4. mengutamakan musyawarah untuk mufakat

PANCASILA SEBAGAI ETIKA BANGSA INDONESIA
1 menurut Kattsoff: etika a/ banyak bersangkut paut dengan tingkah laku manusia
2 makna pcs sbg etika yaitu dapat membedakan (hala-haram), boleh tidak, patut tidak patut

Perbedaan Dasar Dan Sikap Negara Dunia
1 neg. teheis theokrasi: berdasrkan ketuhanan agama tertentu
2 neg. atheis : tidak percaya kepada Tuhan YME
3 Neg. Sekuler : tidak berdasrkan pada Ketuhanan YME atau agama tertentu
4 neg. tehis demokrasi: berdasarkan pada tuhan yang maha esa bukan berdasarkan pada satu agama
5 neg. teheis theokrasi: berdasrkan ketuhanan agama tertentu

Sistem Demokrasi Pancasila
1 Rumusan demokrasi Pancasila
a. demokrasi pada bidang politik mengandung pengetian menegakkan kembali asas-asas hukum dan kepastian hukum
b. demokrasi ekonomi mengandung pengertian kehidupan yang layak bagi seluruh rakyat indonesia
c. demokrasi pad bidang hukum pada hakekatnya pengakuan dan perlindungan HAM, peradilan bebas tidak memihak.
d. pengertian demokrasi : adalah bersal dari bahasa yunani yaitu demos (rakyat) dan kratos (kekuasaan)

hakekat demokrasi mengandung pengertian :
1 pemerintahan dari rakyat
2 pemerintahan oleh rakyat
3 pemerintahan untuk rakyat

ciri demokrasi Pancasila
1 tidak mengenal oposisi
2 berasaskan kekeluargaan
3 perbedaan pendapat di hargai dan dijunjung tinggi
4 segala sesuatu diputusakan melalui musyawarah untuk mufakat, bila tidak tidak, maka dilakukan voting
5 kebebasan Indifidu tidak bersifat mutlak/ diselaraskan dengan tanggung jawab sosial

Budaya Akademik

Akademi berasal dari kata academia yaitu sekolah yang diadakan PLATO. Kemudian berubah menjadi akademi yang berkaitan dengan belajar mengajar.
PP No.60/1999 bahwa PT memiliki 3 tugas pokok yang disebut dengan tridarma perguruan tinggi: yaitu PENDIDIKAN, PENGABDIAN, & PENELITIAN.

Menurut Kaelan ciri masyarakat Ilmiah yaitu
1 kritis
2 kreatif
3 analitis
4 dinamis
5 dialogis
6 obyektif
7 konstruktif
8 menerima kritikan
9 menghargai waktu
10 menghargai prestasi
11 bebas dari prasangka
12 beorientasi masa depan
13 ‘menjunung tinggi tradisi ilmiah

sedangkan menurut Patawari bawah ciri civitas akademik terutama mahasiswa yaitu

1. RAKUS
R = asional
A=nalitis
K=ritis
U=universal
5 S=istematis
dan CIUM
C=ekatan
I=novator
M=otivator
M=motivator

Komentar
  1. Asrul mengatakan:

    PAk…Apakah MAterinya HAnya Itu Saja…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s