Demokrasi tanpa “DEMO”

Posted: 27 Januari 2009 in Tak Berkategori
Tag:, ,

Patawari, S.HI., M.H

Dewasa ini, aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa tidak jarang kita dengar sorotan masyarakat, pemerintahan, politisi, pihak keamanan, apalagi anggota legislatif bahkan sampai pada mahasiswa itu sendiri mengritik bentuk aspirasi yang dilakukan kawanya dijalan. Seakan tidak ada lagi ruang mereka untuk berekpresi menuangkan ide-ide kritisnya. Kelihatannya yang merespon hanya para wartawan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik guna mengungkap fakta riil dilapangan.
Persolan demonstrasi memang tidak bisa dihilangkan dalam system demokrasi, semakin ditekan maka aksi demonstrasi akan semakin menjadi-jadi bahkan akan semakin anarkis, sebab demonstrasi bukan sebuah ajang aktualisasi diri akan tetapi sebuah bentuk kritik yang dilakukan terhadap adannya rasa tanggungjawab terhadap bangsa dan Negara, rasa kecintaan terhadap bangsa, perihatin terhadap bangsa, dan sebagai bentuk kontribusi terhadap bangsa dan Negara sebagai penganut demokrasi.
Makassar, 19/09/2006

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s