BAHAN HAM

Posted: 30 Oktober 2010 in akademik, HAM, Hukum, mahasiswa
Tag:, ,

oleh: Patawari

pelanggaran HAM

pelanggaran HAM

Pengertian HAM

Ham adalah hak yang melekat pada diri manusia yang bersifat kodrati dan dan fundamental sebagai suatu anugerah Allh SWT. Yang harus dihormati, dijaga dan dilindungi oleh setiap individu masyarakat atau negara Azumardi azra (2005;200). Istilah yang dikenal di Dunia Barat dikenal sebagai Hak-Asasi Manusia ialah right of man yang menggantikan sebagai natural right right of man ternayata tidak secara otomatis mengakomodasi pengertian yang mencakup right of woman. Karen itu istilah right of man digantinkan dnegan istilah human right hal ini idungkapkan oleh Eleanor Roosevelt.

Sedangkan Jan Materson (dari komnas HAM PBB) ham adalah hak asasi yang melekat pada diri setiap manusia, yang tanpa manusia mustahil ia hidup sebagai manusia.

John Locke adalah hak asasio mansuia yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai hak yang kodrati

Maka dengan demikian tidak ada ruang dimana manusia melakukan upaya untuk mencabut hak seseorang karena juga merupakan hak kodrat yang semua manusia miliki. Dalam Undang undang Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak asasi amnausia pasal 1 disebutkan bahwa Hak asasi manusia (HAM) adalah seperangkat hak melekat pad hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa dan perupakan anugerah-Nya yang wajib idhormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, Pemerintahan dan setiap orang demi keormatan serta perlundungan harkat dan martabat manusia.

Berdasarkan rumusan tersebut di atas dapat ditarik beberapa kesimpulan bahwa:

1. HAM tidak perlu dibeli, diberikan ataupun diwarisi. Ham adalah bagian dari siri manusia yang secara otomatis.

2. HAM adalah berlaku untuk semua orang tanpa memandang jenis kelamin, ras, agama, etnis, pandangan politik, atau asal-usul bangsa dan sosial.

3. Ham tidak bisa dilanggar, tidak seorangpun mempunyai hak untuk membatasi atau melanggar hak orang lain. Orang tetap mempunyai ham sekalipun negara tidak melindunginya dalam undang-undang. (Mansour Fakih :2003)

Pelanggaran Hak Asasi Manusia adalah setiap perbuatan seseoarang atau kelompok orang termasuk aparat negara baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi, menghalangi, membatasi dan atau mencabut Hak Asasi Manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh Undang-undang, dan tidak mendapatkan atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku (Pasal 1 angka 6 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM).

Pengadilan Hak Asasi Manusia adalah Pengadilan Khusus terhadap pelanggaran Hak Asasi Manusia yang berat. Pelanggaran HAM yang berat diperiksa dan diputus oleh

Pengadilan HAM meliputi :

1. Kejahatan genosida;
2. Kejahatan terhadap kemanusiaan

Kejahatan genosida adalah setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa, ras, kelompok etnis, kelompok agama, dengan cara :

1. Membunuh anggota kelompok;
2. mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota-anggota kelompok;
3. menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang akan mengakibatkan kemusnahan secara fisik baik seluruh atau sebagiannya;
4. memaksakan tindakan-tindakan yang bertujuan mencegah kelahiran di dalam kelompok; atau
5. memindahkan secara paksa anak-anak dari kelompok tertentu ke kelompok lain.

Kejahatan terhadap kemanusiaan adalah salah satu perbuatan yang dilakukan sebagian dari serangan yang meluas atau sistematik yang diketahuinya bahwa serangan tersebut ditujukan secara langsung terhadap penduduk sipil, berupa :

1. pembunuhan;
2. pemusnahan;
3. perbudakan;
4. pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa;
5. perampasan kemerdekaan atau perampasan kebebasan fisik lain secara sewenang-wenang yang melanggar (asas-asas) ketentuan pokok hukum internasional;
6. penyiksaan;
7. perkosaan, perbudakan seksual, palcuran secara paksa, pemaksaan kehamilan, pemandulan atau sterilisasi secara paksa atau bentuk-bentuk kekerasan seksual lain yang setara;
8. penganiayaan terhadap suatu kelompok tertentu atau perkumpulan yang didasari persamaan paham politik, ras kebangsaan, etnis, budaya, agama, jenis kelamin atau alasan lain yang telah diakui secara universal sebagai hal yang dilarang menurut hukum internasional;
9. penghilangan orang secara paksa; atau
10. kejahatan apartheid.

(Penjelasan Pasal 7, 8, 9 UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM)

Penyiksaan adalah setiap perbuatan yang dilakukan dengan sengaja, sehingga menimbulkan rasa sakit atau penderitaan yang hebat, baik jasmani maupun rohani, pada seseoarang untuk memperoleh pengakuan atau keterangan dari seseorang dari orang ketiga, dengan menghukumnya atau suatu perbuatan yang telah dilakukan atau diduga telah dilakukan oleh seseorang atau orang ketiga, atau mengancam atau memaksa seseorang atau orang ketiga, atau untuk suatu alasan yang didasarkan pada setiap bentuk diskriminasi, apabila rasa sakit atau penderitaan tersebut ditimbulkan oleh, atas hasutan dari, dengan persetujuan, atau sepengetahuan siapapun dan atau pejabat publik (Penjelasan Pasal 1 angka 4 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM)

Penghilangan orang secara paksa adalah tindakan yang dilakukan oleh siapapun yang menyebabkan seseorang tidak diketahui keberadaan dan keadaannya (Penjelasan Pasal 33 ayat 2 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM)

Perkembangan pemikiran HAM dunia.

1. Magna charta dikawasan Eropa, yang memuat pandangan bahwa raja yang tadinya memilliki kekuasaan absolut (raja membuat hukum namu dia sendiri tidak terikat dengan hukum tersebut).pasal 21 magna charta menggariskan : para pangeran dan baron akan dikhukum (didenda) berdasarkan atas kesamaan yang sesuai dengan pelanggaranyang dilakukan) selanjutnya pasal 40 bahwa tidak seorangpun menghendaki kita mengingkari ata menunda tegaknya hak dan keadilan)

2. bill of right idiingeris pada tahun 1689 ditandai dengan munculya pandangan bahwa manusia sama dimuka hukum (equality before the lawa). Adagium inilah yang mendorong lahirnya negara hukum dan demokrasi.

3. perkembangan selanjutnya ditandai dengan lahirnya american declaration of independence yang lahir dari paham Rousseau dan Montesquieu dengan mempertegas bahwa manusia adalah merdeka sejak didalam perut ibunya. Sehingga tidak logis ketiaka sesudah lahir ia dibelenggu.

4. selanjutnya pada tahun 1789 The French Declaration (deklarasi Perancis) pemahamannya dalah dimana ketentuan tentang hak lebih dirinci sebagaimana dimuat dalam the rule of law ayng antara lain berbunyi bahwa tidak boleh ada penangkapan dan penahanan semena-mena, termasuk penagkapan tanpa alasan yang sah dan penagkanap tanpa surat perintah penahan yang sah dari pihak yang berwewenang. Maka dengan ini berlaku prinsip presumption of innocent artinya orang yang ditangkap, kemudian ditahan dan dituduh, berhak dinyatakan tidak bersalah, sampai ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap yang menyatakan ia bersalah. Kemudian prinsip ini dipertegas dengan prinsip freedom of expression (kebebasan mengeluarkan ppendapat), freedom of religion (kebebasan menganut keyakinan yang dikehendaki). The righ of property (perlindungan hak milik)

Perkembangan pemikiran HAM di bagi empat generasi

Generasi Pertama, pengertian HAM berpusat pada bidan hukum dan politik. Pemikiran ini disebabkan oleh dampak perang dunia II totalitarisme dan danya keinginan negara-negara ayng baru merdeka untuk menciptakan suatu tertib hukum yang baru.

Generasi kedua, tidak hanya menuntut hak Yuridis melainkan jugaadalah hak-hak sosial, ekonomi, politik budaya

Generasi ketiga, keadilan da pemenuhan hak asasi haruslah dimulai sejak dimulainya pembangunan itu sendiri, bukan pada saat pembangunan itu selesai.

Generasi keempat, dipelopori oleh nagara-negara dikawasan asia yang apda tahun 1983 melahirkan deklarasi hak asasi manusia yaitu deklaration of the basic duties of asia people and goverment. Deklarasi ini bukan hanya mencakup struktur tetapui juga berpihak kepada terciptanya tatanan sosial yang berkeasilan.

Bentuk bentuk HAM .

1. Hak sipil

2. Hak Politik

3. Hak ekonomi

4. Hak sosial Budaya

Hak personal, hak legal, hak sipil dan politik yang terdapaty dalam pasal 3-12 dalam DUHAM (deklarasi Universal Hak asasi Manusia) memuat :

a. Hak untuk hidup, kebebasan keamanan ppribadi

b. Hak bebasa dari perbudakan dan penghambaan

c. Hak bebas dari penyiksaan atau perlakua maupun hukuman yang kejam, tak berrperi menusiaan ataupun merendahkan derajat manusia.

d. Hak untuk memperoleh pengakuan hukum dimana saja secara pribadi

e. Hak untuk [engampunan hukum secara efektif

f. Hak bebasa dari penangkapan penahan dan pembuangan secara sewenang –wenang

g. Hak untuk peradilan yang independent dan tidak memihak

h. Hak untuk praduga tak bersala sampai terbukti bersalah

i. Hak bebas campur tangan yang sewenang-wenang terhadap kekuasaan peribadi, keluarga , tempat tinggal maupun surat-surat.

j. Hak bebas atas serangnan atas kehormatan dan nama baik

k. Hak bergerak

l. Hak memperoleh suaka

m. Hak atas satu kebangsaan

n. Hak untuk mempunyai hak milk

o. Hak bebas berfikir dan menyatakan pendapat

p. Hak berhimpun dan berserikat

q. Hak untuk mengambil bagian dari pemerintahan dan hak atas akses yang sama terhadap pelayanan masyarakat.

sedangkan hak ekonomi, sosial budaya berdasarkan pada pernyataan DUHAM menyangkut hal-hal sebagai berikut:

1. Hak atas jaminan sosial

2. Hak untuk bekerrja

3. Hak atas upah yang sama untuk pekerjaan yang sama

4. Hak untuk bergabung dalam serikat-serikat buruh’

5. Hak atas istirahat untuk waktu yang senggang

6. Hak atas standar hidup yang pantas dibidang kesehatan dan kesejahteraan

7. Ha atas pendidikan

8. Hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan yang berkebudayaan dari masyarakat.

 

Dalam UUD NRI 1945 (amandemen I-IV) memuat hak asasi manusia yang terdiri atas.

a. Hak kebebasan untuk mengeluarkan pendapat

b. Hak kedudukan yang sama didepan hukum

c. Hak kebebasan berkumpul ]

d. Hak kebebasan beragama

e. Hak penghidupan yang layak

f. Hak kebebasan beserikat]

g. Hak memperoleh pengajaran atau pendidikan.

 

Dalam UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM sebagai berikut :

1. Hak hidup

2. Hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan

3. Hak mengembangakan diri

4. Hak memperoleh keadilan

5. Hak atas kebebasan pribadi

6. Hak atas rasa aman

7. Hak atas kesejahteraan

8. Hak turut serta dalam pemerintahan

9. Hak wanita

10. Hak anak

Pembagian Bidang, Jenis dan Macam Hak Asasi Manusia Dunia :

a. Hak asasi pribadi / personal Right
– Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian dan berpindah-pndah tempat
– Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat
– Hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan
– Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing

b. Hak asasi politik / Political Right
Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan
– hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan
– Hak membuat dan mendirikan parpol / partai politik dan organisasi politik lainnya
– Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi

c. Hak azasi hukum / Legal Equality Right
– Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan
– Hak untuk menjadi pegawai negeri sipil / pns
– Hak mendapat layanan dan perlindungan hukum

d. Hak azasi Ekonomi / Property Rigths
– Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli
– Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak
– Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa, hutang-piutang, dll
– Hak kebebasan untuk memiliki susuatu
– Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak

e. Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights
– Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan
– Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan dan penyelidikan di mata hukum.

f. Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right
– Hak menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan
– Hak mendapatkan pengajaran
– Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat

<<<< Selamat Belajar >>>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s